Antara mengasingkan diri dan berdzikir kepada Allah di tengah kewajiban
Ada seseorang bertanya ke Maulana Syekh Yusri. Bagaimana cara kita di zaman sekarang untuk mengasingkan diri serta berzikir pada Allah, sedangkan kita memiliki banyaknya kewajiban dan tanggung jawab?
Maulana Syekh Yusri menjawab; "kamu kerjakanlah kewajiban dan tanggung jawabmu terhadap apa yang telah Allah berikan padamu, tetapi hatimu harus selalu mengingat dan bergantung kepada Allah Ta’ala disela-sela kesibukanmu agar kehidupanmu penuh dengan ketenangan.
Dan janganlah menjadikan kesibukan dunia di hatimu sehingga membuat kehidupanmu penuh dengan kegelisahan, tetapi tempatkanlah dunia di akalmu sebagai penghambaanmu pada Allah dan tempatkanlah hatimu sebagai dzikir kepada Allah Ta'ala.
Begitulah keadaan Baginda Nabi SAW setelah beliau menerima wahyu dari Allah. Beliau berbaur dengan para sahabat dan sibuk menjalankan kewajibannya menyampaikan dakwah untuk umatnya, tetapi hati beliau tidak pernah luput dari mengingat dan bergantung kepada Allah ta'ala.
Ditulis oleh: Rayhan Firmansyah










Posting Komentar